Close Menu
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Berita Terkini

Commander Wish Pagi, Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Sinjai Hadir Beri Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat

Mei 21, 2026

Kapolsek Ulaweng Hadiri Langsung Musyawarah Penetapan Pilkades Antarwaktu, Antisipasi Potensi Kerawanan

Mei 21, 2026

Polres Bone Imbau Masyarakat Jaga Persaudaraan dan Kondusifitas Jelang Pilkades PAW 2026

Mei 21, 2026

Kapolres Maros Tekankan Bahaya Penyebaran Hoaks di Hadapan Kader HMI

Mei 21, 2026
1 2 3 … 1,580 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Home»NASIONAL»Panitia Pembentukan Toraja Barat Daya Akan Gelar Kombongan Kalua
NASIONAL

Panitia Pembentukan Toraja Barat Daya Akan Gelar Kombongan Kalua

By AdminApril 17, 2025Updated:April 17, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter WhatsApp Telegram

TORAIA UTARA, TransTribun.com – Panitia Pembentukan Toraja Barat Daya sebagai pemekaran daerah otonomi baru (DOB) dari Toraja Utara, akan menggelar Kombongan Kalua (Pertemuan Akbar) di Hari Pahlawan Pongtiku, Juli 2025 mendatang. Keputusan ini diambil setelah diadakan pertemuan ke-6 kalinya di Kafe Sandana Rantepao, Rabu, 16 April 2025.

Tujuan pertemuan ini untuk melengkapi kepengurusan panitia pemekaran dan persiapan panitia pelaksana Kombongan Kalua. Rapat ini menghasilkan empat program kerja, bagian dari rencana pemekaran, yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Antara lain, menambah Struktur Kepanitiaan Pemekaran DOB dan mengadakan Ngopi Bareng Panitia DOB bersama Bupati Toraja Utara di Rujab.

Kemudian, mengadakan Kombongan Kalua pada hari Pahlawan Pongtiku Juli 2025 serta melakukan persiapan Kajian Akademik dengan melibatkan Pemerintah Daerah dan DPRD. Tujuan Kombongan Kalua salah satunya untuk mendiskusikan tentang manfaat bagi masyarakat Toraja Utara atas pemekaran dengan membentuk satu kabupaten baru.

“Saya berharap kita semua mendukung dengan adanya rencana pemekaran Toraja Barat Daya, akan sangat berdampak pada pembangunan daerah kita mulai dari pembangunan infrastruktur, pembangunan ekonomi, dan pembangunan sumberdaya manusia, dan juga mendekatkan pelayanan kepada masyarakat baik pemerintahan maupun pelayanan publik lainya,” ujar Dan Pongtasik, SH selaku Ketua Panitia Pemekaran Toraja Barat Daya. Pertemuan ini dihadiri panitia inti pemekaran dari berbagai golongan, tokoh pemuda yang bersepakat dan mendukung untuk Pembentukan Toraja Barat Daya.

Saprianto Sarungu’

“Kami sangat mengapresiasi atas semangat panitia dengan wacana pembentukan Kabupaten Toraja Barat Daya, kami masyarakat Rindingallo dan sekitarnya siap mendukung pemekaran Toraja Barat Barat, yang dulunya digulirkan oleh para mahasiswa yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia KNPI Toraja yang didukung mantan Bupati Toraja Utara Alm. Drs. Kalatiku Paembonan, M.Si. Untuk memperkuat rencana pemekaran DOB panitia mempersiapkan diri mengadakan Kombongan Kalua yang akan dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus Lumbaa dan Gubernur Papua Pegunungan John Tabo,” ucap Ardi Lulun, Wakil Sekretaris Panitia Pemekaran.

Hadir dalam pertemuan tersebut Ketua Panitia Pemekaran Dan Pongtasik, SH, Habel Pongsibidang (Bidang Kajian Akademik), Daniel Rumengan (Wakil Sekretaris), Yohanis Linting Paembonan (Pengarah), Amos Palittin(Bidang Penghubung/Loby), Paulus Pongdatu dan Dewina Palinggi (Bidang Humas dan Sosialisasi), dan Ardi Lulun.

Pertemuan demi pertemuan panitia pemekaran hingga rencana Kombongan Kalua mendatang, Tokoh Pemuda PARIS (Pangala’ Riu dan Sekitarnya) yang juga Aktivis Anti Rasuah, Saprianto Sarungu’ menyambut baik. “Semua niat yang baik, apalagi jika dimulai dengan cara yang baik, transparan, rasional dan realistis patut didukung, kalau perlu disupport. Dimulai dari struktur kepanitiaan yang ada misalnya. Ini harus dibuka dan diumumkan ke publik, kalau ada respon dari masyarakat bisa jadi masukan. Menempatkan personil panitia, harus sesuai kompetensi yang dimiliki, bukan ujuk-ujuk. Lihat background dan rekam jejaknya. Saya melihatnya begitu ya,” ketus Saprianto yang juga Koordinator Investigasi Toraja Transparansi ini. (heb)

Dan Pongtasik Panitia Pemekaran Saprianto Sarungu'
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Admin
  • Website

Related Posts

Wartawan Berebut Kursi UKW 2026, PWI Sulsel Bakal Kebanjiran Peminat

April 13, 2026

Taruna PIP Makassar Asal Pinrang Hilang di Laut Norwegia, Keluarga Desak Investigasi Total

April 11, 2026

PT GNI Bantah Isu Kolaps, Tegaskan Penyesuaian Tenaga Kerja Demi Keselamatan dan Keberlanjutan

April 10, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

TRANS TRIBUN
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Kode Etik
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
© 2026 Trans Tribun by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.