MAKASSAR, TransTribun.com l Atmosfer peningkatan kualitas jurnalisme di Sulawesi Selatan terasa makin bergairah. Rencana pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) 2026 yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel langsung disambut ledakan minat dari para jurnalis. Bahkan, sebelum pendaftaran resmi dibuka, “antrian” calon peserta sudah lebih dulu mengular.
Fenomena ini jadi gambaran jelas, kesadaran wartawan akan pentingnya profesionalisme kini kian menguat. Terutama di kalangan jurnalis muda, UKW bukan lagi sekadar formalitas, melainkan peluang emas untuk mengukuhkan kualitas diri di tengah persaingan industri media yang semakin ketat.
Ketua Panitia UKW PWI Sulsel, H. Rukman Nawawi, menyebut lonjakan peminat sebagai sinyal positif bagi dunia pers. Menurutnya, permintaan kuota terus berdatangan dari berbagai daerah, menandakan perubahan pola pikir di kalangan wartawan.
“Sekarang wartawan mulai sadar, kompetensi itu bukan pilihan, tapi kebutuhan. Ini yang membuat animo melonjak,” ungkapnya saat rapat panitia di Sekretariat PWI Sulsel, Jalan Maccini Sawah, Makassar.
UKW tahun ini bukan sekadar agenda rutin. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Konferensi PWI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung 2 Juni 2026. Tak heran, panitia langsung tancap gas, memperkuat koordinasi dengan PWI Pusat agar pelaksanaan berjalan tanpa celah.
Jika sebelumnya UKW kerap diwarnai keterbatasan peserta, tahun ini situasinya berbalik drastis. Minat membludak, dengan potensi kehadiran peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel.
Untuk tahap awal, panitia membuka empat kelas, yakni dua kelas jenjang muda, satu madya, dan satu utama. Namun melihat derasnya peminat, opsi penambahan kelas mulai dipertimbangkan.
Pendaftaran bisa dilakukan langsung di Sekretariat PWI Sulsel atau melalui pengurus daerah secara kolektif. Calon peserta wajib melengkapi berbagai persyaratan, mulai dari legalitas media, biodata, karya jurnalistik, hingga rekomendasi pimpinan redaksi.
Sebagai persiapan, peserta juga disarankan mengikuti pra-UKW serta menyiapkan perangkat penunjang seperti laptop atau ponsel berbasis Android.
Dengan antusiasme yang terus menanjak, UKW 2026 diharapkan tak hanya menjadi ajang pengujian, tetapi juga melahirkan jurnalis yang lebih profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan zaman. (herman)

