Close Menu
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Berita Terkini

Commander Wish Pagi, Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Sinjai Hadir Beri Pelayanan Maksimal untuk Masyarakat

Mei 21, 2026

Kapolsek Ulaweng Hadiri Langsung Musyawarah Penetapan Pilkades Antarwaktu, Antisipasi Potensi Kerawanan

Mei 21, 2026

Polres Bone Imbau Masyarakat Jaga Persaudaraan dan Kondusifitas Jelang Pilkades PAW 2026

Mei 21, 2026

Kapolres Maros Tekankan Bahaya Penyebaran Hoaks di Hadapan Kader HMI

Mei 21, 2026
1 2 3 … 1,580 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Home»INFRASTRUTUR»Kalem Tapparan Utara di Tana Toraja, Disorot Warganya Soal Proyek Fisik
INFRASTRUTUR

Kalem Tapparan Utara di Tana Toraja, Disorot Warganya Soal Proyek Fisik

By AdminDesember 14, 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek PAMSIMAS yang akhirnya tidak dinikmati masyarakat Lembang Tapparan Utara. Ada apa, siapa yang bertanggungjawab? (dok.ist)
Share
Facebook Twitter WhatsApp Telegram

MAKALE, Transtribun.com l Pengawasan masyarakat di tiap lembang (red, desa) seperti di Toraja, memang tidak boleh berhenti. Betapa tidak, masyarakat lokal lebih mengetahui kondisi di lembangnya dengan berbagai aktivitas pembangunan serta sepak terjang pemerintah setempat. Tak heran, sorotan masyarakat lokal selalu objektif karena mereka sangat merasakan efek dari pembangunan proyek itu.

Seperti terjadi di Lembang Tapparan Utara, Tana Toraja. Seorang warga masyarakat lokal yang enggan disebut namanya, menyoroti kinerja kepala lembang terkait sejumlah proyek fisik yang ada. Dimulai dari proyek Pamsimas yang hingga sekarang belum dinikmati masyarakat Lembang Tapparan Utara. Proyek lain adalah Pentalutan Ruas jalan Kaluppini-Pangleon di Dusun Leppangan tahun anggaran 2024 senilai Rp138.059.103, 72.

Proyek Pentalutan Ruas Jalan Kaluppini-Pangleon di Dusun Leppangan, Tana Toraja. Proyek ini belum ditimbun sampai sekarang. (dok.ist)

Proyek talut bervolume 27 x 3 m yang dikerja TPK Lembang Tapparan Utara ini sampai sekarang belum ditimbun. Ironisnya, proyek rabat jalan di lembang ini juga belum dikerja. Di lapangan hanya tampak gundukan material pasir dan batu kerikil disebar di beberapa titik. Dihubungi melalui ponsel, Jumat (13/12) tengah malam, Kepala Lembang Tapparan Utara, Riharyantje, mengakui, Pamsimas itu belum dinikmati masyarakatnya sampai sekarang.

“Pipanya pecah dan jadinya mubasir karena tidak dinikmati masyarakat. Saya lupa anggarannya berapa pak,” ujar Kepala Lembang yang akrab dipanggil Yantje. Soal Pentalutan, Yantje juga mengaku belum ditimbun. Pertimbangannya, kata dia, mendengar saran dari tukang dan konsultan. “Katanya jangan langsung ditimbuni berat. Jangan sampai terbebani talut itu jangan sampai roboh. Jadi itu dipelan-pelan biar enak rapatnya ke bawah yang timbunan, jadi tetap kami akan usahakan,” jelasnya.

Rencana Proyek Rabat Jalan, belum terlaksana sampai sekarang dengan alasan masalah cuaca. Tampak gundukan material pasir dan batu kerikil sudah siap di lapangan. Kapan dong mulai dikerja? (dok.ist)

Sedang soal proyek rabat jalan, kata Yantje, pihaknya terkendala masalah cuaca. “Bahan sudah ada tapi masalah cuaca lagi. Saya ada kendala memang masalah cuaca. Bagaimana kita mau kerja jalan ke bawah itu licin sekali. Kami mau kerja sekarang tapi masyarakat minta tolong jangan dulu licin sekali. Saya tetap akan usahakan selesaikan bagaimanapun. Karena ini kami juga harus hargai masyarakat ada kegiatan natal,” kilahnya. 

Menyinggung papan proyek atau papan informasi yang tidak terlihat di lokasi kegiatan seperti pada proyek rabat jalan, Kalem mengatakan, papan proyek itu sesungguhnya ada dan sudah disiapkan. “Papan proyek atau papan potensinya ada, cuma kalau informasinya tidak dilihat di lokasi berarti masih ada di kantor, tapi ada sebenarnya cuma mungkin belum terpasang saja. Jadi begini untuk pekerjaan rabat jalan itu ada dua segmen, mungkin di segmen yang lain ada papan proyek itu,” terang Yantje lagi. (james)

Kecamatan Rantetayo Tana Toraja Tapparan Utara
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Admin
  • Website

Related Posts

Ancam Bunuh Wartawan, Oknum Kepala Lembang Saloso Diduga Terlibat Tambang Ilegal Galian C

April 5, 2026

SPPBE Minanga Jaya Abadi Hadir di Toraja, Baru Saja Diresmikan

Januari 22, 2026

Mutu Campuran Rabat Beton Proyek Rekonstruksi/Peningkatan Jalan Ruas Sa’dan-Balusu Diduga Tak Sesuai Spek

Januari 17, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

TRANS TRIBUN
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Kode Etik
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
© 2026 Trans Tribun by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.