Close Menu
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Berita Terkini

Ditreskrimsus Polda Sulsel Borong Dua Penghargaan Nasional di Rakernis Kortastipidkor Polri 2026

April 29, 2026

Wakapolres Bone Berikan Arahan Disiplin Kepada Siswa Latja Jelang Jam Pelajaran Pertama

April 28, 2026

Lakukan Sambang Pesisir, Sagpolairud Polres Bone Selipkan Imbauan Kamtias Kepada Nelayan

April 28, 2026

Ngopi Kamtibmas di Labuang Baji, Kapolrestabes Makassar Serap Aspirasi Warga, Soroti Geng Motor dan Judi Online

April 28, 2026
1 2 3 … 1,574 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Home»TNI-POLRI»Divisi Humas Polri Kunjungi Pesantren di Maros, Hadirkan Mantan Narapidana Terorisme
TNI-POLRI

Divisi Humas Polri Kunjungi Pesantren di Maros, Hadirkan Mantan Narapidana Terorisme

By AdminSeptember 18, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Tribratanews.sulsel.polri.go.id – Divisi Humas Polri melakukan kunjungan silaturahmi kamtibmas ke pondok Pesantren Ulumul Qur’an DDI Hasanuddin, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros.

“Tim ini memberikan edukasi serta pemahaman kontra radikal bagi santri dan santriwati,” ucap Wakapolres Maros Kompol Andi Alamsyah, S.H., M.H, Rabu (18/9/2024).

Edukasi tersebut mengangkat tema “Terorisme Musuh Kita Bersama”.

Kabag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri Kombes Erdi A. Chaniago, S.I.K., S.H., M.Si mengatakan bahwa kedatangan Divhumas kesini untuk memberikan edukasi tentang radikalisme.

“Kedatangan tim kesini untuk memberikan edukasi tentang radikalisme. Kita harus pahami bahwa terorisme adalah musuh kita bersama,” pungkasnya.

Di Maros, kata Erdi, kita belum menemukan (Paham radikal), kita semua berharap bisa beraktivitas tanpa ada gangguan seperti aksi teror ditempat lain.

Perwira berpangkat tiga melati tersebut meminta para santri tidak sembarang menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, khususnya melalui handphone.

“Para santri harus bisa membedakan konten-konten radikalisme atau tidak, periksa betul informasi di media sosial, saring sebelum sharing,” ujarnya.

Sementara itu, pemateri Muhammad Nasir Abbas yang merupakan mantan narapidana terorisme memberikan penjelasan bahwa ada kelompok yang berusaha memecah-belah bangsa dengan menyebarkan paham radikal.

“Hal itu merupakan sikap intoleran yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila yang tidak cocok dengan kehidupan masyarakat Indonesia yang menjunjung sikap menghormati dan menghargai antar umat beragama dan berbudaya,” tuturnya.

Acara dihadiri langsung pimpinan pondok pesantren Drs. K.H. Muh. Nursyamsi Andi Pawawoi, S.H., M.A., para pembina dan ratusan santri dan santriwati.

Berita Terkini Polres Tana Toraja Polres Tana Toraja
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Admin
  • Website

Related Posts

Ditreskrimsus Polda Sulsel Borong Dua Penghargaan Nasional di Rakernis Kortastipidkor Polri 2026

April 29, 2026

Wakapolres Bone Berikan Arahan Disiplin Kepada Siswa Latja Jelang Jam Pelajaran Pertama

April 28, 2026

Lakukan Sambang Pesisir, Sagpolairud Polres Bone Selipkan Imbauan Kamtias Kepada Nelayan

April 28, 2026

Comments are closed.

TRANS TRIBUN
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Kode Etik
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
© 2026 Trans Tribun by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.