Close Menu
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Berita Terkini

PWI Sulsel Ambil Alih Daerah yang Kosong, Wajo Jadi Perhatian

Agustus 25, 2026

Personel Polsek Mengkendek Amankan Arus Lalu Lintas di Rambu Solo Ke’Pe Tinoring

Agustus 7, 2026

Bhabinkamtibmas Makale Ikut Jumat Bersih Bersama Mahasiswa KKN di Burake

Agustus 7, 2026

Menyorot Kepentingan PT Masmindo Dwi Area di Bumi Tanah Luwu

Juli 26, 2026
1 2 3 … 1,588 Next
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
TRANS TRIBUNTRANS TRIBUN
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PENDIDIKAN
  • PILKADA
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • RAGAM
Home»TNI-POLRI»Polda Sulsel Ungkap Dugaan Korupsi Puluhan Milyar Pemberian Fasilitas Kredit UKM
TNI-POLRI

Polda Sulsel Ungkap Dugaan Korupsi Puluhan Milyar Pemberian Fasilitas Kredit UKM

By AdminAgustus 29, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter WhatsApp Telegram

Tribratanews.sulsel.polri.go.id – Kapolda Sulsel Irjen Pol.Andi Rian R.Djayadi, S.I.K.,M.H.didampongi Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didi Supranoto, S.I.K., M.H. , bersama Dirreskrimsus Polda Sulsel Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma S.I.K.,M.H. menyampaikan Press Release pengungkapan kasus tindak Pidana Korupsi Pemberian fasilitas kredit oleh Bank Mandiri SME (Small Medium Enterprise/Usaha Kecil Menengah) Makassar Kartini kepada koperasi PT. Eastern Pearl Flour Mils (EPFM) yang berlangsung pada tahun 2018 sampai dengan tahun 2019.

Kapolda Sulsel menyebut dalam kasus tersebut pihak Polda Sulsel telah menetapkan calon tersangka sementara 3 0rang yakni MM, RF, dan RHA.

“Modus mereka dengan mengajukan permohonan dan proses pencairan kredit yang tidak sesuai dengan syarat pencairan seperti data fiktif, data ganda menaikkan gaji pokok dan memalsukan tanda tangan atau pemalsuan dokumen,”ungkap Kapolda Sulsel Irjen Pol.Andi Rian R.Djayadi dalam Press Release yang digelar di Halaman Aula A.Mappaoddang Rabu, (28/08)

Selanjutnya, kata Andi Rian, dilakukan proses analisa kredit yang tidak sesuai dengan ketentuan dan prinsip kehati-hatian bank dan pencairan dana kredit yang diajukan, dicairkan dan digunakan untuk kepentingan pribadi dan tidak disalurkan sesuai dengan data permohonan yang ada.

“Jadi pencairannya ditransfer ke rekening koperasi lalu ditransfer ke beberapa rekening pribadi para calon tersangka, sehingga menyebabkan potensi kerugian keuangan negara sekitar 55 Milyar,”ungkapnya

Irjen Pol.Andi Rian menjelaskan saat ini saksi yang telah dilakukan pemeriksaan sebanyak 154 orang diantaranya 11 orang pihak bank Mandiri, 6 orang pengurus Koperasi PT. Eastern Pearl Flour Mils (EPFM), 10 orang pengelola koperasi PT. Eastern Pearl Flour Mils (EPFM) dan 120 orang anggota Koperasi PT. Eastern Pearl Flour Mils (EPFM) dan 7 orang penerima aliran dana.

Sementara, lanjutnya , barang bukti yangh telah disita, diantaranya, 133 dokumen permohonan dan pencairan kredit, uang tunai 1,7 Milyar, 13 unit Mobil, 10 unit roda 10 Dum Truck dan 8 unit Forklip Truck merk Sumitomo.

Kapolda Sulsel Irjen Pol.Andi Rian R.Djayadi, menegaskan bahwa pasal yang dipersangkakan yakni
Pasal 2 ayat (1) Sub Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 Ke 1e KUHPIDANA.

Berita Terkini Polres Tana Toraja Polres Tana Toraja
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
Admin
  • Website

Related Posts

Personel Polsek Mengkendek Amankan Arus Lalu Lintas di Rambu Solo Ke’Pe Tinoring

Agustus 7, 2026

Bhabinkamtibmas Makale Ikut Jumat Bersih Bersama Mahasiswa KKN di Burake

Agustus 7, 2026

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Parepare Teguhkan Komitmen Pengabdian Polri Untuk Masyarakat

Juli 1, 2026

Comments are closed.

TRANS TRIBUN
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok
  • Kode Etik
  • Pedoman Siber
  • Redaksi
© 2026 Trans Tribun by WebPro.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.