Program swasembada jagung dinilai memberikan dampak positif terhadap perekonomian desa. Hal ini terlihat dari hasil panen jagung di Desa Padakkalawa yang mencapai sekitar 7 ton.
Dengan hasil tersebut, petani memperoleh tambahan pendapatan yang cukup signifikan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Aiptu Nasar menyampaikan bahwa program ketahanan pangan tidak hanya berfokus pada ketersediaan pangan, tetapi juga pada peningkatan ekonomi masyarakat.
“Ketika produksi meningkat, maka pendapatan petani juga akan meningkat. Ini akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi desa secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan sebagai faktor pendukung pertumbuhan ekonomi.
The post Swasembada Jagung Dorong Ekonomi Desa, Polisi Aktif Dampingi Petani first appeared on Tribratanews Polda Sulawesi Selatan.
