MAKASSAR, TransTribun.com– Sorotan atas kinerja lembaga pendidikan di daerah lumrah terjadi. Tujuannya tidak lain untuk peningkatan kualitas serta kemajuan lembaga pendidikan itu. Seperti dialami Kepala TK Negeri Pembina Kabupaten Kolaka, Marlin, S.Pd.Paud. Sorotan atas Marlin terkait penggunaan BOP (Biaya Operasional) sekolah yang diduga tidak transparan dan menyimpang,
Tidak jelas peruntukan dana BOP selama TKN tersebut dipimpin Marlin. ATS (alat tulis sekolah) misalnya, menurut sumber yang layak dipercaya, dijual ke murid baru TKN, padahal ini dilarang karena ada BOP.

Begitu pula, kondisi bangunan TK ini sebagian perlu direhab dengan menggunakan dana BOP. Seperti tiang sekolah pada teras ruang kelas belajar. “Seharusnya ini menjadi perhatian kepala sekolah. Ini kan hanya pemeliharaan masa’ tidak dirahab, ada BOP kok. Kecuali kalau bangunan baru anggarannya besar sampai ratusan juta,” ucap seorang warga setempat yang juga orang tua murid. Warga ini enggan disebut namanya. Ia meminta Marlin selaku kepala sekolah agar memperhatikan hal ini.
Hal lain, Proyek Pembangunan Pagar TKN Pembina Kolaka tahun anggaran 2023 senilai Rp458.757.000, – Hingga saat ini tidak jelas proyek tersebut sudah diserahterimakan atau belum. Tapi yang pasti masih dalam tahap pemeliharaan. Sedang material bekas dari bangunan pagar yang lama konon diduga telah dijual pihak sekolah tanpa sepengetahuan guru dan staf sekolah.

Diketahui, perusahaan pemenang tender proyek pagar ini adalah CV Angel Holy Ones. Kepala TKN Pembina Kolaka, Marlin, ketika dikonfirmasi, lewat WA, baru-baru ini, tidak menjawab pertanyaan atas masalah yang ada. Respon Marlin tidak menjawab pertanyaan konfirmasi. Dia hanya mengajak awak media datang langsung menemuinya di kantor.
“Sy ingin bpk ketemu langsung dg sy sm dg ketua LSM dtg dg baik2 konfirmasi langsung dg pihak sklh ttg kebenaran hal2 tersebut jgn haxa dengar dr sepihak sj,” ujar Marlin tanpa tahu kalau awak media tidak di Kolaka. (tim)

